20 April 2012

Kenang Bayinya yang Wafat, Wanita Ini Ciptakan Rekayasa Foto



Seorang wanita bernama Nerys Dafydd menghiasi kamar tidurnya dengan foto-foto putranya, mulai dari saat masih bayi hingga beranjak dewasa. Namun kenyataannya bayi mungil tersebut telah tiada sejak umur 14 bulan. Foto-foto dirinya beranjak dewasa hanyalah rekayasa teknologi.

Nerys yang sehari-hari bekerja sebagai seorang sekretaris melakukan hal ini untuk mengenang putranya yang telah meninggal akibat kelainan jantung sejak lahir. "Aku tahu aku menyiksa diriku - melihat foto putraku. Tapi bayiku menghabiskan hidupnya di dalam inkubator dan ditempeli selang. Kami tidak punya banyak kesempatan merasakan keberadaan dirinya," ujar Nerys meratap, seperti dilansir The Sun.

Putranya yang dinamakan Hedd Dafydd didiagnosa lahir dengan tiga kelainan jantung; jantung berlubang, aorta buntu dan posisi arteri yang salah. Nerys mengingat bayinya sempat bisa berbicara sebelum meninggal, dan kata yang diucapkannya adalah "mamma."

Saat lahir, Hedd terlihat sehat dengan bobot 3,2 kg. Pipinya tembem merah merona dengan rambut cokelat muda. Namun setelah beberapa jam lahir, para dokter memberitahukan diagnosa yang mengagetkan tadi. "Mereka mengatakan padaku kalau mereka belum pernah menemukan bayi yang lahir dengan begitu banyak masalah kesehatan," ujarnya mengingat.

Meskipun lahir dengan kondisi jantung yang mengkhawatirkan, Hedd tetap hidup. Rumah Sakit Anak Alder Hey, di Liverpool, Inggris menjadi rumah keduanya, karena para dokter berusaha menyelamatkannya dengan sejumlah operasi.

Dini hari saat Hedd telah berusia 14 bulan, ia mengalami pendarahan jantung dan meninggal di pagi hari. Seminggu kemudian, Nerys dan suaminya menaburkan abu jenazah Hedd di sebuah danau dekat rumah mereka.

Nerys yang tidak bisa move-on dirasa suaminya mulai menjadi terobsesi. Setahun kemudian, mereka pun bercerai. Kesedihan Nerys yang ditinggal putra dan suaminya, mulai membuat dirinya semakin banyak pikiran.

Hingga suatu malam saat dirinya sedang menonton acara TV 'Crimewatch', ia melihat polisi menggunakan sebuah program rekayasa foto untuk melihat foto seseorang yang hilang di usia tertentu. Program ini biasanya digunakan untuk mencari anak yang hilang setalah bertahun-tahun dan wajahnya telah berubah.

Di Amerika, fasilitas ini dikenakan tarif USD 99 atau sekitar Rp 900 ribu. Hal ini menjadi inspirasi bagi Nerys untuk melihat bagaimana rupa putranya di usia 5, 10, 18 hingga 30 tahun. Dua minggu kemudian, foto-foto tersebut sampai ke kotak pos rumahnya.

"Momen saat aku melihat foto-foto itu membuatku berlinang air mata. Ada (foto) anakku berumur 5 tahun. Matanya selalu indah - dan mereka seperti mengerling balik kepadaku dengan senyuman yang khas," ujarnya terharu.

Diakuinya foto-foto rekayasa tersebut memberikan rasa nyaman yang luar biasa bagi dirinya. Ia merasakan pedih namun juga nyaman saat mengetahui seperti apa rupa putranya saat dewasa kelak. (sumber)

Description: Kenang Bayinya yang Wafat, Wanita Ini Ciptakan Rekayasa Foto Rating: 4.5 Reviewer: Zonna Info - ItemReviewed: Kenang Bayinya yang Wafat, Wanita Ini Ciptakan Rekayasa Foto