
Remaja yang memulai kariernya di timnas melalui jenjang Inggris U-18, U-19, dan U-21 ini diprediksi menjadi salah satu the rising star di Piala Eropa 2012. Kecepatan menyisir sisi lapangan plus keseimbangan saat bertahan membayar lunas perjudian arsitek The Three Lions Roy Hodgson.
Kini remaja berusia 18 tahun yang merumput bersama Arsenal ini menatap kesempatan keduanya saat bentrok dengan Swedia, Sabtu (16/6/2012) dinihari. Eks winger Inggris, Darren Anderton, kepada SunSport memuji habis penampilannya.
"Kemampuannya komplit. Ia memiliki kekuatan, kemampuan, dan kecepatan. Dan yang paling penting ia masih muda. Inggris beruntung memilikinya," puji eks pemain Tottenham Hotspur ini.
Dukungan terhadap pemain kelahiran 13 Agustus 1993 ini juga datang dari rekannya setimnya di Arsenal yang juga kapten Republik Ceko, Tomas Rosicky. "Alex memiliki prospek yang cerah. Saya sudah melihat potensinya di klub. Ia akan menjadi pemain penting di turnamen ini," kata Rosicky.
Kecepatan eks pemain Southampton ini kembali dibutuhkan rekan-rekannya di laga kedua untuk memuluskan langkah ke babak berikutnya. Ia baru melakoni tiga caps. Namun Chamberlain tidak sendirian sebagai bintang masa depan negaranya di laga nanti.
Di kubu lawan, penampilan Martin Olsson juga patut diacungi jempol. Berposisi sebagai bek kiri, pemain berusia 24 tahun ini juga pendatang baru di tim nasionalnya.
Pemain bernama lengkap Martin Tony Waikwa Olsson baru mengantongi 10 caps. Tapi torehan empat golnya membuktikan betapa berbahayanya pemain yang merumput di Blackburn Rovers Inggris ini.
"Kami kalah pada pertandingan pertama. Kini kami tak punya pilihan lain selain meraih tiga poin. Tentu bukan hal mudah. Apalagi Inggris memiliki pemain-pemain hebat," kata pemain kelahiran 17 Mei 1988 ini.
Siapa sinarnya yang paling terang? Chamberlain atau Olsson, laga di Olympic Stadium, Kiev, Ukraina, akan menjawabnya.

Jangan Lupa Di Like Ya Gan
